Wednesday, October 21, 2015

Warung Lesehan Di Jember

Warles (Warung Lesehan) Lalapan di jember


Berjumpa lagi dengan saya pada artikel yang biasa saya tulis, pada kesempatan yang berbahagia ini saya ingin berbagi penglaman yang akan membahas mengenai makanan. Bagi masyakrakat jember tentunya tentunya sudah sangat tahu dan paham di daerah kampus jember yang sangat ramai karena sangat banyak warga pendatang yang sebagian besar adalah mahasiswa dan pelajar dari luar kota bahkan dari luar jawa dan luar negeri. Dengan situasi yang demikian tidak menutup kemungkinan banyak orang-orang yang membuka usaha atau berdagang di daerah kampus, karena memang kemungkinan barang dagangan laku begitu pesat hingga saat ini berbagai macam usaha, berbagai macam aneka produk diperjualbelikan di daerah mau mencari apa saja insya allah semua sudah ada di daerah kampus jember.
Seiring bertambahnya jaman tingkat kepadatan penduduk didaerah kampus juga setiap tahunnya semakin bertambah, bahkan untuk persaingan berdagang juga sangat tinggi karena mulai pagi hingga larut malam proses semua kegiatan masih terjadi bahkan hingga tengah malam masih saja ramai, begitulah memang kehidupan di daerah kampus.
Sedikit bercerita karena memang saya paling suka nongkrong di daerah kampus, tepatnya di jalan jawa pas di depan SMA N 2 Jember tepatnya di warlser lalapan ridho, merupakan tempat paling sering saya kunjungi untuk nongkrong bersama teman maupun pacar, biasanya kalau saat lapar dan bosan makan dirumah saya langsung meluncur ke kampus menyantap lalapan di warung ridho. Di sana menyediakan berbagai macam lalapan dari lalapan tempe, ayam, rempelo, hati dan masih banyak menu lainnya untuk sambalnya sesuai selera lidah anda, minta yang sangat pedas, pedas, sedang, atau tidak pedas semua bisa diatur. Untuk menu minumannya ada yang dingin dan panas pasti menggugah selera. Jam beroperasi atau bukanya pada jam setengah 5 sore hingga jam 11 malam jangan khawatir bagi yang merasa lapar ketika malam hari langsung saja berkungjung, dan bagi teman-teman yang baru datang ke jember dan bingung mencari tempat makan silahkan langsung datang saja, mungkin bisa bertemu dengan saya kalo kebetulan saya nongkrong di warles lalapan ridho.
Mungkin anda tertarik untuk mencoba kuliner di daerah kampus, tidak harus di lalapan ridho karena masih banyak warles-warles lainnya yang dapat anda coba di daerah kampus jember. Berhubung saya sejak sekolah SMA sudah nongkrong disana mungkin sudah menjadi tempat yang nyaman bagi saya.
Itu tadi sedikit gambarang tentang kuliner di daerah kampus jember, semoga dapat bermanfaat bagi yang membaca.

Dira Park Ambulu Jember

Dira park ambulu jember




Pada kesempatan kali ini saya ingin memberikan sedikit informasi tentang tempat rekreasi yang berada di desa pontang, kecamatan ambulu, kabupaten jember yaitu Dira Park. Dira park merupakan sebuah tempat berlibur yang cocok untuk kalangan anak-anak sampai dewasa karena disana terdapat berbagai macam wahana yang sangat menarik khususnya untuk buah hati.jam beroperasinya dimulai pukul 08.00 – 17.00, harga tiket masuk di dira park sangat terjangkau yaitu untuk dewasa Rp. 10.000 dan untuk anak usia 1 tahun Rp. 5000.

Di dira park menyediakan wahana seperti kolam renang outdoor, kolam renang indoor,

sepeda air, komedi putar dan masih banyak wahana yang lainnya, dijamin para pengunjung bisa sampai lupa waktu karena terlalu asyik menikmati wahana di dira park, bahkan terkadang sampai merasa lapar. Tetapi para pengunjung juga tidak perlu khawatir karena di dira park terdapat gerai-gerai yang menjual berbagai macam makanan dan minuman, yang harganya cukup terjangkau jadi tidak memerlukan biaya yang mahal.

Pengalaman saya pribadi ketika berkunjung ke dira park bersama teman-teman, dengan maksud untuk menghilangkan penat karena faktor tugas perkuliahan yang menumpuk. Dan ternyata memang sangat ampuh menghilangkan stress karena bebean pikiran, saya dan teman sangat menikmati wahana-wahana yang terdapat di dalamnya, dan seketika pikiran saya menjadi segar dan seakan lupa terhadap semua tugas-tugas kuliah, disana kami sangat menikmati wahana kolam renang indoor sambil bercanda dan barmain air bersama. Sambil menaiki prosotan yang tingginya kurang lebih 20 meter lalu kami meluncur kencang ke dalam kolama secara bersama-sama rasanya sangat luar biasa menakjubkan.

Selain itu sepeda air juga sempat saya cuba, untuk tarifnya yaitu 1 orang Rp. 5000 sangat cocok ditunggangi bersama kekasih, pasti suasananya akan menjadi lebih romantis dan setelah itu saya dan teman-teman menyempatkan untuk nongkrong di gerai-gerai yang sudah tersedia, dan menikmati sajian makanan dan minuman.
Mungkin suda cukup untuk bercerita tentang pengalaman saya di dira park, karena kalau dilanjutkan pasti ceritanya masih cukup panjang. Mungkin anda tertarik untuk berlibur bersama saudara, teman, sahabat, atau kekasih silahkan saja berkunjung.
Semoga bermanfaat bagi yang membaca terima kasih sudah mau berkunjung, dan sampai jumpa.

Tuesday, October 20, 2015

Stack Pada Java

Stack Pada Java




Pada artikel kali ini saya ingin sedikit berbagi mengenai Java, tepatnya pada materi stack. Apa itu stack ??? berikut penjelasan sedikit tentang Stack secara bahasa, Stack berarti tumpukan. Kumpulan elemen-elemen data yang disimpan dalam satu lajur linier Struktur yang juga disebut : Last In First Out (LIFO)
Ada 3 macam proses pada stack:
1. AWAL (Inisialisai)
2. PUSH ( masuk, insert, tulis)
3. POP (hapus, keluar, ambil)
# INISIALISASI Proses inisialisasi merupakan proses awal yang dilakukan untuk menyimpan indeks penunjuk stack. Roses ini dilakukan dengan intruksi :
top = -1;
# PUSH Proses push adalah proses memasukkan data baru ke stack indeks selanjutnya. Algoritma dasar proses PUSH adalah : top = top + 1; array[top] = variable_tampung; # POP Proses pop adalah proses mengeluarkan / mengambil data dari stack dengan indeks yang disimpan pada variable top. Algoritma dasar proses POP adalah : variable_tampung = array[top]; top = top – 1;
“Top “ merupakan pintu untuk keluar masuknya elemen – elemen stack. A, B, dan C merupakan suatu koleksi. Dari ilustrasi dapat digambarkan bahwa C merupakan elemen yang terakhir memasuki stack namun pertama keluar dari stack. Begitu sebaliknya dengan A. A merupakan elemen pertama yang memasuki tumpukan namun terakhir saat keluar dari tumpukan.
Contoh proses “top” ; if (Top > -1)
{
X = S[Top];
Top=Top - 1;
}else
System.Out.Println(“Stack Kosong”); ==========================================================


Langsung saja tanpa panjang lebar berikut ini penerapan sederhana melalui koding java.

public class SortingNew{
       private int terakhir; //yang menentukan batas elemen stack maksimum
    private int[] wadah; // untuk menyimpan stack
    private int top; //indeks array

    public void total(int s) //menentukan ukuran kapasitas stack
    {
        terakhir = s;// batas elemen stack sama  dengan total stack yang di pushkan
        wadah = new int[terakhir];//penyimpanan stack
        top = -1;// top berada di -1
    }
   
    public void push(int data) {//implemenasi push berupa integer
      
 if (top >= terakhir - 1) {
            System.out.println("Karena Stack Udah Penuh. " + data + " Udah Gak Bisa Masuk");
            // suatu kondisi jika top lebih dari batas maksimum elemen stack
            //maka data yang di pushkan tidak bisa masuk ke stack
        } else {
            top++;
            wadah[top] = data;
            System.out.println(data + " Bisa Masuk ke Stack");
            //sebaliknya data yang di pushkan sesuai penyimpanan
            //maka data bisa masuk ke stack
        }
    }
   
    public int pop() {//implementasi pop
        int temp;
        if (top >= 0) {
            temp = wadah[top];
            System.out.println(temp + " Keluar dari Stack");
            top--;
            return (temp);
            //suatu kondisi pop akan dimulai dari urutan ke 0
            //maka push di urutan 1 dan ke 2 akan dikeluarkan dari stack
        } else {
            System.out.println("");
            return (-1);
           
        }
    }
   
    public void view() {
        System.out.print("Isi Stack: ");
        for (int i = 0; i <= top; i++) {
            System.out.print(wadah[i] + " ");
            //untuk menampilkan isi stack ketika sudah di push atau di pop
        }
        System.out.println();
       
    }
   
    public static void main(String[] args) {//method utama dari class stack_array
        SortingNew stack = new SortingNew();
        stack.total(5);
        stack.push(500);
        stack.push(400);
        stack.push(300);
        stack.push(200);
        stack.push(100);
        stack.view();
        stack.push(600);
        stack.pop();
        stack.pop();
        stack.view();      
        stack.pop();
        stack.pop();
        stack.view();
       
       
    }


}

Output :

Sequential Pada Java

Sequential Search Pada Java





Semoga tidak bosan membaca artikel saya, pada kesempatan ini saya ingin berbagi tentang Sequential pada java.

Pengertian Sequential sendiri yaitu.

  Merupakan teknik yang sederhana dan langsung dapat digunakan pada struktur data array.
  Pencarian data secara urut mulai dari data pertama sampai kunci yang dicari ditemukan atau sampai seluruh data telah dicari dan tidak ditemukan
  Dilakukan pada data yang tidak terurut

Algoritma Sequential  ......

1.       Input x (data yang dicari)
2.       Bandingkan x dengan data ke-i sampai n
3.       Jika ada data yang sama dengan x maka cetak pesan “Ada”
4.       Jika tidak ada data yang sama dengan x cetak pesan “tidak ada”


Sedikit penerapan pada java koding

public class SortingNew{
    public static void main(String[] args) {//main method

        int N = 9;//batas indeks inputan pada array
        int A[] = {2, 3, 4, 5, 6, 7, 8};// sebuah array
        int BatasAtas, BatasBawah, BatasTengah;//deklarasi variabel type integer
        BatasTengah = 0;//inisialisasi variabel bahwa dimulai dari 0
        boolean Ketemu;//tipe data
        Ketemu = false;
        int Cari = 1;//inputan yang akan dicari dalam array
        BatasAtas = 0;//batas atas
        BatasBawah = N - 1;//algoritma Batas bawah


        while ((BatasAtas <= BatasBawah) && (Ketemu == false)) {//proses looping

            BatasTengah = (BatasAtas + BatasBawah) / 2;

            if (A[BatasTengah] == Cari) {//suatu kondisi jika inputan ada pada array

                Ketemu = true;//maka ketemu
            } else if (A[BatasTengah] < Cari) {//sebaliknya jika inputan kurang pada array

                BatasAtas = BatasTengah - 1;//maka mencari inputan dari sebelah kiri

            } else {//sebaliknya
                BatasBawah = BatasTengah + 1;//cari di sebalah kana
            }

        }
        if (Ketemu) {//suatu kondisi apabila inputan ditemukan
            System.out.println("Angka "+" "+Cari +" "+"Berada Pada Index Array Ke - " + BatasTengah);
                    //akan menapilkan inputan pada deret array ke berapa
            System.out.println("");
        } else {//sebaliknya
            System.out.println("Angka Tidak Ditemukan ");
            //akan menampilkan pesan tersebut
        }
    }
}

outputnya :


itu tadi sedikit pemaparan mengenai Sequential pada java, dan semoga bermanfaat bagi yang membaca

Konversi Bilangan Desimal ke Biner Pada Java

Konversi Bilangan Desimal ke Biner Pada Java




mari kita sedikit mengetahui apa itu bilangan "desimal dan biner"
Bilangan Desimal adalah sistem bilangan yang menggunakan 10 macam angka dari 0 sampai 9. Setelah angka 9, angka berikutnya adalah 1 0, 1 1, dan seterusnya (posisi di angka 9 diganti dengan angka 0, 1, 2, .. 9 lagi, tetapi angka di depannya dinaikkan menjadi 1).
Ini sedikit contoh:

25 : 2 = 12 sisa 1.    —–> Sudah Paham ? 
Langkah selanjutnya adalah membagi angka 12 tersebut dengan 2 lagi. Hasilnya sebagai berikut :
12 : 2 = 6 sisa 0.      —–> Dan harus selalu tulis sisanya.
Proses tersebut dilanjutkan sampai angka yang hendak dibagi adalah 0, sebagai berikut :
25 : 2 = 12 sisa 1. 12 : 2 = 6 sisa 0. 6 : 2 = 3 sisa 0 3 : 2 = 1 sisa 1. 1 : 2 = 0 sisa 1. 0 : 2 = 0 sisa 0…. (end)

Bilangan BINER sebuah sistem penulisan angka dengan menggunakan dua simbol yaitu 0 dan 1.  Dari sistem biner, kita dapat mengkonversinya ke sistem bilangan Oktal atau Hexadesimal. Sistem ini juga dapat kita sebut dengan istilah bit, atau Binary Digit. Pengelompokan biner dalam komputer selalu berjumlah 8, dengan istilah 1 Byte/bita. Dalam istilah komputer, 1 Byte = 8 bit. 
Ini sedikit Contoh: 20=1
21=2
22=4
23=8
24=16
25=32
26=64


 dari penjabaran di atas,,mengenai desimal dan biner ,,
saya akan mencoba menerapkan pengkonversian bilangan "desimal ke biner" pada "JAVA"
BERIKUT koding sederhananya >>>>>

public class SortingNew {
    public void rumus(int a){ //method rumus pengkonversian desimal ke binner
        if(a>1){
            rumus(a/2);
           
        }
        System.out.print(a%2);
    }
    public void tampil() { // method tampil
       int input=2;// inputan yang akan di konversi ke biner
       
        rumus(input);//proses menampilkan
    }
    public static void main(String[] args) { //main method
        SortingNew biner = new SortingNew();
        System.out.println("Hasil Konversinya Adalah :");
        biner.tampil();
        System.out.println(" ");
        
        
    }
    }
output:

semoga dapat bermanfaat bagi yang membaca postingan ini, terima kasih

Aplikasi Kasir Sederhana Menggunakan Java

Aplikasi Kasir Sederhana Menggunakan Java



Betemu lagi dengan saya semoga tidak bosan hehehe, pada artikel ini saya ingin sedikit membahas koding-koding pada java. Koding yang cukup sederhana untuk sekedar mengisi kejenuhan dan kekosongan.
Kali ini akan membahas cara membuat aplikasi sederhana pada java, dapat di edit sesuka hati sesuai keinginan baik menu makanan, minuman, dan harganya. Langsung saja pada penerapannya di java silahkan.


 =========================================================================
import java.io.BufferedReader;
import java.io.IOException;
import java.io.InputStreamReader;
import java.text.DecimalFormat;
import java.util.Scanner;
import javax.swing.JOptionPane;

public class Cafe {

    static BufferedReader dataln = new BufferedReader(new InputStreamReader(System.in));
    static Scanner inputan = new Scanner(System.in);
    static DecimalFormat titik_uang = new DecimalFormat("#,##0");
    static String menu = "";
    static String tanya = "";
    static int jumlah = 0;
    static int pesan, banyak = 0;
    static int b_kopi, kopi = 0;
    static int b_shake, shake = 0;
    static int b_cake, cake = 0;
    static int j_cake = 25;
    static int uang = 0;
    static int kembalian = 0;
    static int b_semua = 0;
    static int j_semua = 0;
    static int harga1 = 5000;
    static int harga2 = 7000;
    static int harga3 = 6000;
    static int h_s_k, h_s_s, h_s_c;
    static int j_k_kopi, j_k_shake, j_k_cake;
    static int j_h_kopi, j_h_shake, j_h_cake;
    static boolean x;

    public static void main(String[] args) {
        do {
            System.out.println("______________________");
            System.out.println("Hendra Cafe ");
            System.out.println("______________________");
            System.out.println("a) Pesan");
            System.out.println("b) Buat cake");
            System.out.println("c) Laporan penjualan");
            System.out.println("d) Rubah harga");
            System.out.println("e) Keluar");
            System.out.print("Masukkan pilihan : ");

            try {
                menu = dataln.readLine();
            } catch (IOException e) {
                System.out.println("Error!");
            }
            x = true;

            if ("a".equals(menu)) {
                do {
                    System.out.println("---------------------------------------------");
                    System.out.println("Pilih menu makanan atau minuman");
                    System.out.println("---------------------------------------------");
                    System.out.println("1) Kopi");
                    System.out.println("2) Shake");
                    System.out.println("3) Cake");
                    System.out.println("4) Selesai pilih");
                    System.out.print("Pilih menu  : ");
                    pesan = inputan.nextInt();
                 
                    if (pesan == 1) {
                        System.out.print("Berapa banyak kopi yang ingin dibeli  : ");
                        b_kopi = inputan.nextInt();
                        kopi = harga1 * b_kopi;
                        h_s_k = kopi + h_s_k;
                        j_k_kopi = b_kopi + j_k_kopi;
                        j_h_kopi = kopi + j_h_kopi;
                        x = true;
                    }
                    if (pesan == 2) {
                        System.out.print("Berapa banyak shake yang ingin dibeli : ");
                        b_shake = inputan.nextInt();
                        shake = harga2 * b_shake;
                        h_s_s = shake + h_s_s;
                        j_k_shake = b_shake + j_k_shake;
                        j_h_shake = shake + j_h_shake;
                        x = true;
                    }
                    if (pesan == 3) {
                        System.out.print("Berapa banyak cake yang ingin dibeli  : ");
                        b_cake = inputan.nextInt();

                        if (b_cake > j_cake) {
                            System.out.println("Maaf..kita kehabisan stok cake...silahkan buat lagi");
                            main(args);
                        } else {
                            cake = harga3 * b_cake;
                            j_cake = j_cake - b_cake;
                            h_s_c = cake + h_s_c;
                            j_k_cake = b_cake + j_k_cake;
                            j_h_cake = cake + j_h_cake;
                            x = true;
                        }
                    }
                    if (pesan == 4) {
                        jumlah = h_s_k + h_s_s + h_s_c;

                        System.out.println("Total biaya adalah  Rp. " + titik_uang.format(jumlah) + ",-");

                        System.out.print("Masukkan jumlah uang pelanggan Rp. ");
                        uang = inputan.nextInt();

                        kembalian = uang - jumlah;
                        System.out.println("Kembalian pelanggan Rp. " + titik_uang.format(kembalian) + ",-");
                        h_s_k = 0;
                        h_s_s = 0;
                        h_s_c = 0;  //Untuk mereset jumlah harga sementara
                        x = false;
                    }
                } while (x);
                x = true;
            }
            if ("b".equals(menu)) {
                j_cake = j_cake + 25;
                System.out.println("25 cake telah ditambahkan, total cake " + j_cake);
                x = true;
            }

            if ("c".equals(menu)) {
                System.out.println("---------------------------------------------");
                System.out.println(">> Cake yang belum terjual      = " + j_cake);
                System.out.println("---------------------------------------------");
                System.out.println("Total penjualan...");
                System.out.println("---------------------------------------------");
                System.out.println("Kopi    = " + j_k_kopi + "   Rp." + titik_uang.format(j_h_kopi));
                System.out.println("Shake   = " + j_k_shake + "   Rp." + titik_uang.format(j_h_shake));
                System.out.println("Cake    = " + j_k_cake + "   Rp." + titik_uang.format(j_h_cake));
                System.out.println("---------------------------------------------");
                j_semua = j_h_shake + j_h_kopi + j_h_cake;
                System.out.println("Jumlah  =      Rp." + titik_uang.format(j_semua));
                System.out.println("Apakah anda ingin mereset laporan?");
                System.out.println("Jika iya tekan 'y' jika tidak tekan 'n'");
                System.out.print("Masukkan jawaban anda : ");

                try {
                    tanya = dataln.readLine();
                } catch (IOException e) {
                    System.out.println("Error!");
                }
                if ("y".equals(tanya) || "Y".equals(tanya)) {
                    b_semua = 0;
                    j_k_shake = 0;
                    j_k_kopi = 0;
                    j_k_cake = 0;
                    j_semua = 0;
                    j_h_shake = 0;
                    j_h_kopi = 0;
                    j_h_cake = 0;
                    x = true;
                }

                if ("n".equals(tanya) || "N".equals(tanya)) {
                    x = true;
                }
            }

            if ("d".equals(menu)) {
                System.out.println("---------------------------------------------");
                System.out.println("Rubah harga barang-barang di Cafe");
                System.out.println("---------------------------------------------");
                System.out.print("1. Kopi   = Rp. ");
                harga1 = inputan.nextInt();
                System.out.print("2. Shake  = Rp. ");
                harga2 = inputan.nextInt();
                System.out.print("3. cake   = Rp. ");
                harga3 = inputan.nextInt();
                System.out.println("---------------------------------------------");
                x = true;
            }

            if ("e".equals(menu)) {
                System.out.println("Good bey");
                x = false;
            }
        } while (x);
    }
}

 =========================================================================


Bagaimana sangat sederhana untuk penerapannya, silahkan untuk mencoba sangat mudah untuk di implementasikan . semoga dapat bermanfaat pagi para pembaca.
Terima kasih sudah berkenan untuk berkunjung, sampai jumpa lagi.

Monday, October 19, 2015

Cara Mengatasi Motor Injection Mati Mendadak

Cara mengatasi motor matic injection mati mendadak




pada artikel ini saya ingin berbagi pengalaman ketika mengendarai motor matic, kebetulan saya menempuh perjalanan dari Surabaya menuju ke Jember. Saya mengendarai motor saya kurang lebih dari Surabaya ke Jember menempuh waktu 5-6 jam, itu pun tergantung pada kecepatan yang kita jalankan. Perjalanan dimulai berkisar antara jam 6-7 pagi dari Surabaya, sepanjang perjalanan saya memacu motor dengan kecepatan konstan, setelah perjalanan ditempuh 2,5 jam saya beristirahat di daerah pasuruan ketika itu cuaca memang sudah panas.
Tidak lama beristirahat saya melanjutkan kembali perjalanan, dan merasakan bahwa kondisi motor saya masih prima, namun setelah 3 jam kemudian saya sudah sampai di kota Jember tepatnya daerah bangsal sari, jalanan macet dan tiba-tiba motor saya mati mendadak, secara otomatis saya bingung lalu menepi dan mencoba menghidupkan lagi motor saya, namun usaha saya tidak berhasil hingga saya merasa capek lalu saya diamkan dan beristirahat di tepi jalan. Selang beberapa menit antara 2-3 menit saya mencoba menghidupkan kembali, ternya motor saya sudah dapat dihidupkan kembali dengan mudah dan saya melanjutkan perjalanan pulang.

Cara yang menurut saya pribadi untuk mengatasi motor yang mati adalah.

·         Cek status bahan bakar pada motor, apakah masih ada atau memang sudah habi.
·         Cek kondisi busi apakah arus listriknya masih ada atau tidak.
·         Cek kondisi Aki(Accu).
·         Diamkan motor sejenak kira-kira 2-3 menit, biarkan sistem injeksi merestart ulang sistemnya lalu coba hidupkan kembali.

Perlu digaris bawahi jika kondisi belum mengalami perubahan segera hubungi teknisi injeksi.
Sedikit pengalaman pribadi saya semoga bermanfaat bagi yang membaca. Terima kasih


Recent Posts

Unordered List

Text Widget

Powered by Blogger.

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *